Kapuas Hulu Siap Jadi Tuan Rumah MTQ XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Wakil Ketua DPRD Hadiri Rapat Koordinasi Bersama Tim Asistensi LPTQ Provinsi

Online Merdeka,- Kabupaten Kapuas Hulu terus mematangkan persiapan menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Bumi Uncak Kapuas pada tahun 2025 mendatang. Sebagai salah satu bentuk keseriusan dan komitmen dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Rapat Koordinasi Panitia MTQ XXXIII bersama Tim Asistensi LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kapuas Hulu, baru-baru ini.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Abdul Hamid, yang turut menyatakan dukungan penuh dari unsur legislatif terhadap suksesnya penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi ini. Hadir pula Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., yang membuka langsung kegiatan dan menyampaikan sambutan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukardi menegaskan kesiapan Kabupaten Kapuas Hulu sebagai tuan rumah MTQ XXXIII. Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan tilawah, tetapi merupakan bagian dari syiar Islam serta momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar umat Muslim se-Kalimantan Barat.
“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu telah dan akan terus mempersiapkan segala sesuatu dengan matang, baik dari sisi sarana-prasarana, kesiapan SDM panitia, hingga strategi penyambutan para kafilah dari kabupaten/kota se-Kalbar. Kami berharap sinergi semua pihak dapat terus ditingkatkan demi kelancaran dan keberkahan kegiatan ini,” ungkap Sukardi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu, Abdul Hamid, menyampaikan bahwa DPRD sangat mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan panitia bersama LPTQ, baik tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, pelaksanaan MTQ di Kapuas Hulu harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an serta memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan keagamaan yang membangun moral dan karakter bangsa.
“MTQ adalah agenda yang bukan hanya bersifat seremonial, namun juga sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan sosial. Kami, DPRD Kapuas Hulu, mendukung penuh seluruh proses persiapan, termasuk penganggaran jika dibutuhkan penyesuaian dalam APBD. Ini adalah kehormatan bagi Kapuas Hulu,” tegas Abdul Hamid.
Adapun kehadiran Tim Asistensi LPTQ Provinsi Kalimantan Barat bertujuan untuk melakukan supervisi teknis, memberikan masukan strategis kepada panitia lokal, serta memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai standar dan ketentuan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi. Tim ini juga melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa lokasi yang direncanakan sebagai tempat pelaksanaan lomba maupun pemondokan kafilah.
Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan partisipatif. Seluruh peserta menyampaikan berbagai masukan dan komitmen dukungan terhadap pelaksanaan MTQ. Pemerintah daerah menargetkan bahwa MTQ XXXIII bukan hanya sukses secara pelaksanaan, namun juga membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, pariwisata, serta penguatan karakter religius masyarakat Kapuas Hulu.
Sebagai informasi, MTQ XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dijadwalkan akan melibatkan seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota di Kalbar. Selain cabang tilawah, perlombaan juga akan mencakup cabang tafsir, hifzh (hafalan), fahm al-Qur’an, syarhil Qur’an, kaligrafi, dan cabang-cabang lainnya yang menjadi bagian dalam pembinaan generasi Qur’ani di tanah air.
Melalui rapat koordinasi ini, semua pihak berharap agar Kabupaten Kapuas Hulu dapat menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses secara teknis, namun juga berkesan secara emosional dan spiritual bagi seluruh peserta, tamu undangan, dan masyarakat luas. (Sya)
